Sepaket Keberhasilan Sebuah Pendidikan
Oleh: Mia Fitriah Elkarimah
Muslim bin Khalid Az-Zanji seorang imam, mufti, dan faqih dari Makkah. Ketika itu melihat seorang anak kecil sedang menghafal syair-syair arab dengan lantang dan fashihnya. Sang mufti tertegun. Lalu kemudian mengatakan “Ketahuilh nak, alangkah baiknya jika kefasihan lisan dan merdunya suaramu kau gunakan untuk menyampaikan hukum-hukum syariat Allah "
Kata-kata yang sederhana keluar dari lisan sang ulama dan tertanam dalam diri si anak itu. Sejak saat itu, Muhammad bin Idris alias Imam Asy-Syafi'i muda kian mantap dan serius dalam menekuni ilmu fikih dengan sang mufti. Dan sekarang siapa yang tak mengenal sosok Imam Asy-Syafi'i, pendiri mazhab Syafi'i dengan pengikut yang tersebar seantero dunia.
Dari cerita di atas kita dapat memetik sebuah hikmah yang sangat berlian dari seorang ulama besar. Bahwa membiasakan komunikasi positif lewat doa atau pujian sederhana akan meningkatkan kualitas seseorang, pujian yang bermakna juga mampu meningkatkan rasa percaya diri seseorang dalam melakukan atau belajar sesuatu.
Pujian yang mengandung doa terdapat kekuatan tak terbatas. Amat mungkin, dengan energi doa yang dipanjatkan, praktik keilmuan yang dijalani akan lebih mengena daripada hanya mengandalkan kekuatan hafalan dan polesan kognisi. So jangan lupakan untuk mendoakan yang baik untuk anak didik kita. Dengan kata lain, jangan pula memberi doa atau lebel negatif kepada mereka. Karena pasti punya efek yang tak bisa dianggap remeh jika terlontar dari mulut sang pendidik.
Ibu adalah pendidik pertama, sosok ibu yang luar biasa pasti mendedikasikan hidupnya demi sang buah hati. Lihatlah Apa yang disiapkan ibunda Imam Asy-Syafi'i yang mampu menjadikan sang anak namanya terukir dalam cahayanya tetap bersinar sepanjang sejarah peradaban manusia. Persiapan pertama adalah mencari lingkungan baik yang mensuport keinginannya kelak. Lingkungan adalah salah satu faktor yang paling besar pengaruhnya bagi pendidikan. Maka, ia membawa sang Imam kecil ke Makkah dan memerintahkan belajar bahasa Arab langsung dari Suku Hudzail. Yang terkenal dengan kefasihan bahasa. Sehingga Imam Asy-Syafi'i bukan hanya dikenal sebagai ahli fikih, melainkan pakar seni sastra dengan kumpulan puisi gubahannya. (reper/az)


Posting Komentar untuk "Sepaket Keberhasilan Sebuah Pendidikan "