Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Fatamorgana Dibalik Pandemi


Oleh: Azmi Nurul (Santri Ma'had Darul Bayan Sumedang)

             

Tidak bisa dipungkiri bahwa keadaan negeri indah indonesia ini, kini sedang ada pada tahap sulit ekonomi, pendidikan, politik dan kesejahteraan kesehatan berjalan tidak pada rotasi dan koridornya, kacau balau. Untuk menghalau banyak masalah yang menggunung, kini pemerintah kewalahan untuk menyelesaikan problem masyarakat sehingga solusi-solusi yang diberikan para penguasa hanyalah asumsi-asumsi yang tidak masuk akal. Terlebih lagi kini solusi-solusi yang diberikan pemerintah untuk menghadapi pandemi seperti fatamorgana belaka, keadaan yang sangat memprihatinkan.

             

Masyarakat dibuat bingung bukan kepalang menghadapi kebijakan-kebijakan pemerintah yang bukannya malah menyelesaikan tapi malah meresahkan dan bahkan memperburuk keadaan. Alhasil, masyarakat kini ada pada titik menyerah, mereka pasrah menunggu antrian di detik mana ia akan terkontaminasi.

              

Jerit demi jerit tangis yang terdengar karena keheningan, keluarga kerabat yang harus akhirnya menjadi korban. Alih-alih yang lebih parah dari ini sebagian masyarakat banyak yang menyalahi takdir dalam meyakini adanya wabah ini, mereka menganggap wabah ini sebagai konspirasi para penguasa. Karena ketidak jelasan data-data yang diberikan pada korban, menitikberatkan semua penyakit yang diderita masyarakat adalah covid19 meski belum pasti itu yang dideritanya.

                 

Setelah diulik sistem kerjanya, ternyata ada sesuatu di balik pandemi kali ini. Bahwa para penguasa dan antek penjajah barat menjanjikan penyelesaian yang semu. Semua hanya fatamorgana, menyembunyikan rahasia yang mereka susun, apalagi jika bukan untuk kepentingan personal dan menguntungkan perut mereka. Kebijakan yang tidak masuk akal ini ada hanya untuk keberhasilan proyek-proyek la’natullah yang mereka punya.

                  

Umat yang semakin teraniaya di sistem ini membutuhkan kejelasan kebijakan yang menuntut mereka agar selamat dan membutuhkan kehidupan yang tertata setelah terlanjur  kacau balau. Ini juga dibutuhkan resolusi besar untuk keluar dari masa gelap ini. Umat butuh kepastian penggantian hukum yang menjanjikan kesejahteraan untuk mendapat cahaya. Umat kini merindukan kegemilangan yang pernah bersinar menyinari cakrawala dan memberikan kebahagiaan yang tidak hanya fatamorgana lagi. Insyaallah setelah ini islam mampu menjadi solusi terhapuskannya wabah ini. Aamiin. (reper/baim)

Posting Komentar untuk "Fatamorgana Dibalik Pandemi"