Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Peran Pemuda Jaman Now untuk Kejayaan Islam

Oleh: Naufalia Irbah Putri Abdillah


Assalamualaikum sobat muslim semuanya... sobat muslim di sini siapa yang mengaku sebagai seorang pemuda? Yuk acungkan tangan! Nah, jika kita mau melihat sejarah kembali, banyak para pemuda luar biasa yang berperan penting dalam memperjuangkan Islam. Misalnya saja Umar bin Khatab, Ali bin Abi Thalib, Mush'ab bin Umair, dll. 


Umar bin Khatab. Beliau adalah sosok pemuda yang pemberani dan tegas. Sampai-sampai orang-orang kafir takut dengan sosok Umar karena keberaniannya dalam membela Islam. Beliau tidak segan memerangi siapa saja yang berani menjatuhkan Islam. 


Selanjutnya Ali bin Abi thalib, beliau adalah seorang ulama pejuang sekaligus pemimpin setelah kepemimpinan Ustman bin Affan. Beliau juga merupakan salah satu orang yang pertama-tama masuk Islam (assabiquunal awwaluun) dari golongan pemuda. Beliau masuk Islam ketika baru berusia 10 tahun, atau lebih muda lagi. Wah Masyaa Allah.. 


Selain itu, ada juga Mush'ab bin Umair. Beliau masuk Islam di usia yang tergolong muda yaitu di usia 20 an. Beliau diutus untuk menyampaikan Islam dan berdakwah di Madinah. Hingga akhirnya banyak yang memeluk Islam. 


Masyaa Allah sekali ya.. mereka semua ini luar biasa dalam berdakwah dan juga membela Islam di usia yang masih muda.

Selain mereka, ada lagi nih. Sobat muslim pasti tidak asing lagi dengan Muhammad Al-fatih. Panglima perang luar biasa yang berhasil menakhlukkan Konstantinopel diusia yang masih muda yaitu 23 tahun. 

Rasulullah pernah bersabda : 


“Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” (HR Ahmad bin Hanval Al Musnad). 


Wah keren sekali kan sosok Al-Fatih ini? 

Nah dari contoh para pemuda tadi dapat kita lihat bahwa peran pemuda itu sangat penting. Pemuda punya potensi yang besar. Mereka punya tenaga yang kuat, punya semangat yang tinggi, punya pikiran yang masih cling, pemberani dan juga kreatif. Benar tidak? 


Lalu jika kita lihat sekarang di sekitar kita masih ada tidak ya pemuda seperti mereka? 


Hm.. Sepertinya jarang sekali ya, atau bahkan tidak ada? Di luar sana justru masih banyak pemuda yang hidupnya jauh dari Islam. Hidup penuh kebebasan, hura-hura, pacaran bahkan sampai terjerumus pada pergaulan bebas, atau bahkan narkoba dan sekarang tak sedikit yang berani menunjukkan bahwa dirinya adalah kaum L613T. Astagfirullah.. Naudzubillah min dalik. Banyak teman-teman kita juga tidak peduli dengan nasib saudara muslimnya yang ada di negri lain. Yang mereka pikirkan hanyalah kesenangan dirinya sendiri. 


Sangat berbeda dengan para pemuda ketika ada negara Islam. Mereka benar-benar menjaga dirinya dari maksiat. Karena mereka tau mereka hidup untuk apa, yaitu intuk beribadah dan nantinya kita semua akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah.  Mereka memanfaatkan watunya sebaik mungkin untuk menambah pahala, mencari ilmu dan mereka juga punya semangat juang untuk kejayaan islam, berjihad membela Islam. Mereka sadar bahwa peran mereka sebagai pemuda itu sangat penting dan sangat berpengaruh bagi peradaban. 


Tahu tidak sobat? Dulu Islam bahkan menguasai hampir ⅔ dunia karena peran pemudanya yang luar biasa. Islam benar-benar berkembang bahkan, saat Negara Islam tegak, Islam menjadi pusat rujukan ilmu karena peran pemudanya. Banyak ilmuan muslim yang sangat cerdas. Seperti Ibnu Sina dengan ilmu kedokterannya, Al Farabi yang hafal 89 bahasa, sains dan beliau juga menguasai bidang fiqih. Ada juga Ibnu Haitam yang dikenal dengan bapak optik modern dan masih banyak lagi. Bahkan orang Eropa sampai kagum dengan kejayaan Islam pada saat itu. Masyaa Allah ya sobat muslim.. 


Nah kita pasti menginginkan kembali kejayaan Islam. Benar kan? Karena saat Islam tegak, kebutuhan kita akan terjamin dan tentunya akan ada negara yang melindungi kita. Lalu sebagai menjadi pemuda jaman now, kita harus bagaimana nih agar kita bisa mengembalikan kejayaan Islam seperti dulu? 


Yang pertama kita harus tahu tujuan hidup kita. Yap pastinya tujuan hidup kita adalah untuk beribadah pada Allah. Artinya apapun yang kita lakukan harus berdasarkan aturan Allah. Apakah hal itu boleh atau tidak. 

Yang kedua kita harus berani berdakwah menyampaikan Islam. Jangan sampai kita malu atau takut menyampaikan kebenaran dan mencegah kemungkaran yang ada di sekitar kita. 


Yang ketiga kita harus punya semangat yang tinggi. Sebagai seorang pemuda, tentunya harus punya semangat yang tinggi, terlebih lagi dalam menyampaikan Islam. Jangan sampe menjadi generasi mager atau bahkan cuma jadi kaum rebahan aja. Aduh.. jangan ya.. 

Selain itu, kita harus berpikir visioner. Artinya apa? Kita punya cita-cita besar jauh ke depan. Generasi muda harus memiliki visi, misi, dan cita-cita besar demi tegaknya peradaban Islam yang gemilang. 


Kita juga harus kreatif dan inovatif. Kita harus punya ide-ide baru yang cemerlang dan out of the box. Apalagi di jaman modern seperti saat ini, kita bisa memanfaatkan teknologi atau sosial media yang ada untuk hal-hal positif atau berdakwah menyampaikan Islam.


Dan tidak kalah penting juga, kita harus belajar dengan sungguh-sungguh. Bukan hanya ilmu dunia ya, tapi juga ilmu yang bisa menyelamatkan kita di akhirat. Karena para sahabat Rasul, cendikiawan muslim dan pejuang Islam, mereka adalah orang-orang hebat yang juga belajar Islam dan mengkaji islam dengan sungguh-sungguh. Nah, kita juga perlu itu. Dan tidak hanya mengkaji tapi mengamalkan dan menyebarkan ke yang lain. 


Nah, sekali lagi kita sebagai seorang pemuda memiliki peran penting untuk kejayaan Islam. Dan ingat terus sobat muslim, kita adalah umat terbaik seperti yang di sampaikan Allah dalam surat Ali Imron ayat 110 yang artinya : 

"Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar dan beriman kepada Allah." (reper/baim)

 

Posting Komentar untuk "Peran Pemuda Jaman Now untuk Kejayaan Islam"