Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lelah Dalam Dakwah Lebih Indah Daripada Melakukan Hal Yang Mubah


 Oleh: Mochamad Efendi


Setelah melakukan banyak aktifitas seharian, kamu akan merasakan lelah dan butuh istirahat. Lelah karena aktifitas yang mubah tidak mempunyai nilai apa-apa, tapi tidak untuk Dakwah setiap rasa lelahmu dan tetesan keringatmu akan bisa mengantarkanmu ke surgaNya, sebaik-baik tempat kembali. Rasa lelahmu sungguh berharga saat itu tercurahkan untuk dakwah, bukan untuk hal mubah. Kerugian kau dapatkan saat menyia-nyiakan waktumu untuk hal mubah yang tidak ada manfaatnya, tapi kemuliaan akan kau dapatkan saat menghabiskan waktu untuk dakwah hingga kau merasa lelah. Dakwah tidak boleh berhenti, sampai mati, waktu kembali pada Sang Illahi, untuk merasakan nikmatnya rasa lelah untuk dakwah disepanjang hidup kita.


Gaes, jangan berhenti berdakwah karena rasa lelah. Lelahmu akan terbayar dengan kebaikan dan kemuliaan tidak hanya di dunia tapi juga di akhirat. Kebahagiaan hakiki akan kau rasakan saat kata-kata yang keluar dari mulutmu telah mencerahkan dan membuat orang disekitarmu berubah dengan Islam. Sikap dan perbuatanmu juga bisa memberikan inspirasi mereka untuk berubah dan hijrah. Tidak hanya di dunia kau rasakan kebahagiaan, tapi usaha dakwahmu juga akan menjadi amal jariyah untuk bekalmu di akhirat. Jangan terbersit dalam benakmu untuk meninggalkan jalan dakwah, meskipun kau merasa lelah karena semuanya akan berakhir indah saat kau Istiqomah dan ikhlas menjalaninya.


Gaes, agar terus semangat dalam dakwah  dan rasa lelahmu tidak menghentikanmu dalam berdakwah, bergabunglah dalam satu komunitas dakwah. Bersama kamu akan kuat dalam menghadapi tantangan dakwah yang tidak mudah. Saling menyemangati dan menasehati di jalan dakwah, sungguh indah dan penuh berkah. Yakinlah, apa yang kau lakukan dalam dakwah tidak ada yang sia-sia, karena Allah tidak melihat hasil, tapi proses dalam usaha dakwahmu. Kewajibanmu hanya menyampaikan kebenaran Islam dengan penuh kesabaran. Yakinlah, Allah tidak membebani satu kewajiban diluar batas kemampuanmu. Serahkan hasilnya pada Allah Yang Maha Berkehendak dan membolak-balikan hati manusia serta memberi petunjuk pada siapa saja yang Dia kehendaki. Jangan berkecil hati saat kau merasa usaha dakwahmu belum menemui hasil. Tetaplah bersemangat dan terus berdakwah untuk menginspirasi dan mencerahkan umat agar mereka mau berubah dan hijrah di jalan Islam secara kaffah. 


Remaja pengemban dakwah, bukan remaja biasa. Semangat dan penuh keberanian dalam menyampaikan kebenaran Islam sungguh luar biasa disaat kebanyakan remaja disibukkan dengan hal mubah, bermain game online atau chatingan hal sampah yang tidak membawa manfaat. Dalam berislam, kita  tidak hanya dituntut untuk sholih tapi juga Muslikh yang sangat perduli dengan kondisi umat saat ini yang tidak sedang baik-baik saja. Banyak bencana melanda negeri ini yang mayoritas penduduknya Muslim.  Namun sayangnya,  bukan Islam yang diterapkan tapi hukum kolonial warisan penjajah. Remaja, pengemban dakwah dibutuhkan untuk menyelamatkan negeri dengan sumber daya alam yang melimpah tapi dibelit banyak masalah. Hutang luar negeri yang tidak ada ujung penyelesainnya dan bahkan semakin parah. Korupsi menjadi budaya dan money politik sudah biasa sehingga terpilihlah pemimpin yang tidak amanah, culas dan rakus dengan jabatan dan kekayaan. 


Kondisi ini harus diperbaiki dan tugas kita menyampaikan semua untuk menyampaikan kebenaran Islam, terutama diatas pundak  para remaja, calon pemimpin masa depan, yang diharapkan bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik dengan Islam. Jangan berhenti berdakwah meskipun kamu merasa lelah, karena rasa lelahmu sungguh berharga, dan akan membawamu pada kemuliaan.


Jangan merasa iri dengan mereka yang hidupnya nyantai, menghabiskan waktunya untuk hal sia-sia. Sungguh mereka dalam kerugian, karena mereka melewatkan waktu tanpa usaha dakwah yang mengajak pada kebenaran Islam dan dengan penuh kesabaran hanya untuk mengharapkan ridho Allah. Seperti yang dijelaskan dalam surat al-Asr bahwa Allah bersumpah demi waktu, "Sungguh manusia dalam kerugian, kecuali mereka yang beriman dan berbuat banyak kebaikan. Mereka saling menasehati pada kebenaran Islam dan dengan penuh kesabaran." Lelah karena aktifitas dakwah sungguh membawamu pada kebahagiaan hakiki, keberkahan serta kemuliaan. Sementara menghabiskan waktu untuk hal mubah tanpa menghiasi dengan kebaikan dan aktifitas dakwah hanya akan membawamu pada kerugian dalam hidup.


Beruntunglah kamu jika bisa Istiqomah di jalan dakwah, jalan para nabi dan rasul. Pastinya, kamu bukan remaja biasa jika berani menempuh jalan dakwah. Memang jalan dakwah itu terjal dan banyak hambatan tapi akan membawamu pada kemuliaan dan kebahagiaan tidak hanya di dunia tapi juga akhirat nanti. (reper/az)

Posting Komentar untuk "Lelah Dalam Dakwah Lebih Indah Daripada Melakukan Hal Yang Mubah"