Agar Merasakan Nikmatnya Ibadah
Oleh: Mochamad Efendi
Saat kita sudah mulai merasakan nikmatnya beribadah, terasa ringan untuk melakukannya, bahkan tidak terasa meskipun dalam waktu yang lama. Tidak berat dan tidak pula merasa malas untuk berbuat, karena kamu sudah mulai suka dan bisa merasakan nikmatnya beribadah. Sebaliknya, ibadah terasa berat padahal kamu tahu itu adalah untuk kebaikanmu sebagai bekal untuk kehidupan di akhirat nanti. Iman dan Islam adalah nikmat tertinggi dalam hidup, namun dalam pelaksanaannya sering rasa malas menghalangi langkah kita dalam melakukan kebaikan yang dikaitkan dengan Islam. Lalu bagaimana agar langkah kita terasa ringan dan bisa merasakan nikmatnya beribadah.
Seperti apa yang dilakukan oleh para sahabat dan rasullulah yang melakukan semua perintah Allah dengan hati yang senang karena berharap ridho Allah semata meskipun banyak tantangan dan rintangan menghadang. Dalam sebuah kisah imam Syafi'i di setiap bulan Ramadha mampu menghatamkan al-Qur'an dua kali dalam sehari. Nikmatnya membaca al-Qur'an dirasakan oleh beliau, sehingga tidak merasa berat berlama-lama membaca al-Qur'an 30 juz pagi dan petang sehingga dalam satu bulan bisa menghatamkan 60 kali. Begitu pula, ibadah sunah lainnya, terasa ringan jika kita sudah bisa merasakan nikmatnya beribadah, berlama-lama sholat tahajud tidak terasa berat, sama halnya jika kalian main game online yang tidak merasakan bosan maupun lelah. Gaes, jika kamu bisa merasakan nikmatnya beribadah, sungguh indah hidup ini karena kamu berjalan sesuai dengan naluri tadayun, beribadah kepada Allah SWT. Kebahagiaan hakiki kau dapat saat mampu menjalani hidup ini sesuai dengan petunjukNya. Bukankah itu tujuan hidup kita, yakni beribadah kepada Allah. Lalu nikmat apa lagi yang kita harapkan, saat nikmat tertinggi iman dan Islam bisa kita rasakan dalam bentuk ibadah kepadaNya.
Gaes, inilah tips agar kamu bisa merasakan nikmatnya iman dan Islam serta mampu menjalankan ibadah dengan senang dan bahagia, tanpa beban dan rasa malas saat melangkahkan kaki. Insyaallah jika kau lakukan dengan kesungguhan hati dan usaha maksimal kamu akan merasakan kebahagian hakiki di dunia dan juga nanti saat kau kembali ke kampung akhirat.
• Pertama, meninggalkan harapan balasan manusia, dan hanya berharap dari ridho Allah saat melakukan aktifitas kebaikan yang dikaitkan dengan ajaran Islam.
Ada dan tidak adanya pujiaan, tetap melakukan kebaikan dan berharap mendapatkan ridho Allah. Bahkan, meskipun mendapatkan celaan, tetap melakukan apa yang diperintahkan oleh Allah dan berusaha dengan sekuat tenaga menjauhi larangsnNya. Gaes, bekerja akan terasa ringan dan selalu bersemangat agar mendapatkan hasil maksimal meskipun tidak dilihat manusia atau dapat imbalan dari usaha yang dilakukan, karena semua dikerjakan untuk mengharapkan ridho Allah. Begitu pula belajar yang merupakan kewajiban bagi seorang muslim akan terasa nikmat saat kita melakukannya ikhlas hanya karena Allah.
Tidak lelah terus Menulis untuk menginspirasi umat dengan Islam jika dilakukan untuk mengharapkan ridho Allah. Meskipun tidak ada jempol pujian ataupun imbalan materi yang didapat tetap karena semamgat menungakan ide-ide Islam yang siap diupload agar lebih banyak orang yang tercerahkan dengan Islam. Gaes, begitu pula saat melakukan kewajiban sholat akan terasa ringan jika kita bisa menghilangkan berharap ridho dari manusia dan hanya berharap ridho dari Allah. Segera menyambut panggilanNya, saat adzan dikumandangkan, serta ringan melangkahkan kaki untuk menegakkan sholat. Kuncinya adalah ikhlas dalam setiap melakukan amalan ibadah dengan hanya berharap ridho Allah, bukan ridho manusia, sehingga ibadah terasa nikmat.
• Kedua, tinggalkan pertemanan yang hanya menjauhkanmu pada petunjukNya, sebaliknya bertemanlah dengan kommunitas dakwah dan mereka yang rajin mengaji untuk meningkatkan tsaqofah keislaman mereka.
Jadi, Gak usah dipertahankan pertemanan yang hanya mengantarkanmu kemaksiatan. Teman yang baik mereka yang mau saling menasehati dengan Islam. Berani mengingatkan kita saat kita tergelincir pada jalan yang salah karena didorong rasa cinta sebagai sahabat bukan karena kebencian. Semangat untuk berbuat banyak kebaikan akan terus terjaga saat kita bersama mereka yang punya keinginan yang sama untuk terus meningkatkan pemahaman keislaman kita serta punya semangat untuk membela aga Allah. Teruslah semangat berdakwah bersama komunitas para pengemban dakwah, insyaallah langkahmu akan ringan dalam beribadah dan kamu bisa merasakan nikmat setiap melakukan kebaikan yang dikaitkan dengan Islam.
• Ketiga, tingkatkan amalan sunnah yang bisa menguatkan nafsiyahmu agar bisa merasakan nikmatnya berbuat banyak kebaikan.
Membaca al-Qur'an setiap hari membuat hati menjadi bersih dan pemahaman tercerahkan. Memperbanyak berdzikir akan membuat kita dekat kepada Allah Yang Maha berkehendak dan berkuasa atas segala sesuatu dan juga membolak-balikkan hati manusia agar bisa tunduk dan condong pada petunjukNya. Sholat tahajud, Dhuha, puasa Senin Kamis dan semua amalan shunah lainnnya bisa meningkatkan ketaqwaan kita sehingga terasa mudah beribadah dan mampu merasakan olezatnya beribadah kepadaNya.
Sungguh berat amalan ibadah jika tidak dilakukan dengan ikhlas. Setiap hendak melakukan kebaikan memamg tidaklah mudah, karena syaitan tidak akan tinggal diam, berbisik pada kita agar tidak jadi melakukannya dan lebih mengikuti langkah-langkahnya. Namun dengan melakukan tips diatas, insyaallah akan mengantarkan pada nikmatnya beribadah. Awalnya memang harus dipaksa agar terbiasa dan akhirnya bisa melakukannya secara Istiqomah dan perlahan ibadah terasa nikmat. Saat kita sudah mampu mendawamkan satu amalan, akan terasa ringan dan mudah. Dengan tiga tips diatas semoga bisa menjadikan kita merasakan nikmatnya beribadah. (reper/az)

Posting Komentar untuk "Agar Merasakan Nikmatnya Ibadah"