Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berislam Kaffah Itu Perintah Allah!


 Oleh: Mochamad Efendi


Berislam kaffah itu perintah Allah, bukan setengah-setengah dengan mengambil sebagian yang disukai saja, kemudian meninggalkan sebagian yang lain karena tidak sesuai dengan kepentingan dan keinginan. Islam harus diambil secara keseluruhan, suka ataupun tidak pemahaman kita yang lemah dan banyak salah harus disesuaikan dengan ajaran Islam yang lurus dan mulia. Dalam Al-Qur'an surat al-Baqarah ayat 208, Allah SWT. berfirman:


يٰٓاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا ادۡخُلُوۡا فِى السِّلۡمِ کَآفَّةً ۖ وَلَا تَتَّبِعُوۡا خُطُوٰتِ الشَّيۡطٰنِ‌ؕ اِنَّهٗ لَـکُمۡ عَدُوٌّ مُّبِيۡنٌ


Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara kaffah, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu. Jadi tidak mengakui kebenaran satu ayat saja dalam al-Qur'an, kita akan jatuh dalam kekufuran, jadi jangan main-main dengan menolak kebenaran al-Qur'an karena tidak ada sedikitpun keraguan didalamnya petunjuk bagi orang-orang bertaqwa. Jadi sebagai seorang muslim sejati tidak sepantasnya  alergi dengan Islam Kaffah karena berislam secara kaffah itu adalah perintah Allah.


Ada fenomena fatal di sekitar masyarakat kita terhadap ayat-ayat Al-Qur'an , yakni beriman (yakin) pada sebagian ayat, namun sangat ingkar pada sebagian ayat Al-Qur'an yang lain. Padahal, sebagai muslim kita wajib mengimani dan ta'at kepada seluruh isi Al-Qur'an. Sebab, Qur'an turun langsung dari Allah Azza wa Jalla, Tuhan yang Maha Perkasa. Ada masyarakat yang senang dengan ayat tertentu, tapi menolak dan tidak suka terhadap ayat yang lain.


Apakah kamu beriman kepada sebagian al-Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian di antaramu melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat.” (al-Baqarah: 85)


Sungguh, berislam kaffah akan membawa pada kemuliaan di dunia dan akhirat. Pintu berkah dari langit dan bumi terbuka lebar, karena penduduk suatu negeri yang beriman dan bertaqwa sebenar-benar taqwa. Mereka berislam secara kaffah, bukan setengah-setengah. Memilih hukum kufur untuk mengatur kehidupan hanya akan mendatangkan kesulitan hidup. Halal dan haram adalah standar pernbuatan dalam Islam. Jika sesuatu haram, tidak perlu diperdebatkan dan menjadi polemik di sosial media. Yang haram harus dilarang dan tidak boleh dilakukan, apalagi dipromosikan. Semua harus berperan saling menjaga agar kehidupan islami bisa terwujud, bukan malah saling melemahkan keimanan dan ketaqwaan dengan mengajak pada kekufuran.


Ingatlah Islam Kaffah tidak mungkin terwujud dalam sistem demokrasi yang memuja kebebasan dan gaya hidup hedonisme yang mengejar kenikmatan dunia.  Pemikiran sekuler menjadi landasan berfikir dalam sistem demokrasi, dengan memisahkan Islam dari kehidupan. Hukum buatan manusia, bahkan warisan penjajah diambil, sementara hukum Islam dari Pencipta manusia yang akan membawa perbaikan ditinggalkan. Kesejahteraan hanya milik segelintir orang, oligarki. Keadilan juga bukan untuk semua orang. Oleh karena itu, penarapan Islam secara kaffah adalah solusi tepat agar negeri yang kita cintai ini bisa keluar dari berbagai masalah 


Apa salahnya berislam kaffah, jika itu diperintahkan di dalam al-Qur'an. Islam datang untuk membawa kebaikan dan memperbaiki apa yang rusak dalam kehidupan. Sebaliknya, terbukti saat ini kerusakan di semua aspek kehidupan terjadi dalam sistem demokrasi, karena hukum selain dari Allah SWT. yang diterapkan. Korupsi meraja lela, kerusakan moral dan perilaku menyimpang dipromosikan. Masihkah kita berharap kebaikan terjadi dalam sistem demokrasi yang rusak. Berganti rezim ternyata tidak membawa perbaikan, bahkan lebih parah lagi. Negeri yang kaya raya dengan sumber daya alamnya, tapi tak mampu mensejahterakan rakyatnya. Ketidakadilan dipertontonkan secara nyata oleh penguasa. Aturan dibuat hanya untuk melindungi kekuasaan. Rakyat semakin tidak berdaya karena mengkritik dan mengoreksi penguasa dibatasi dan atas nama hukum bisa terancam pidana. 


Sungguh kita butuh aturan terbaik bukan buatan manusia, tapi dari Pencipta manusia. Kita butuh aturan dari Yang Maha Sempurna. Penerapan Islam secara kaffah adalah solusi terbaik, jadi tidak perlu alergi dengan Islam Kaffah ataupun sistem pemerintah khilafah yang akan menerapkan Islam secara kaffah. Sekulerisme dan kapitalisme adalah ancaman nyata di negeri yang mayoritas penduduknya muslim, sebaliknya khilafah dan penerapan Islam secara kaffah adalah solusinya, tidakkah kita mau memikirkannya. []

Posting Komentar untuk "Berislam Kaffah Itu Perintah Allah!"