Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bersabarlah Ketika Ujian Datang Menghampiri

Oleh : Santika Dewi Rahayu


Hallo sahabat muslimah, dimanapun kalian, semoga kabar baik selalu menyertai dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin


Sahabat, mungkin tidak semua diantara kalian sedang baik baik saja saat ini, karena mungkin ada yang sedang mengalami permasalahan, baik itu di sekolah, di kantor, di lingkungan masyarakat. Atau mungkin ada juga yang sedang tertimpa musibah, sedang di uji Problematika permasalahan yang kecil maupun besar. hmm... untuk kalian, Mimin mau sharing disini. Simak sampai habis manteman....


Sahabat, dalam hidup ini pastinya kita selalu dihadapkan dengan ujian ujian yang ada, baik dalam sekala kecil hingga sekala besar, baik dalam keburukan maupun dalam bentuk kebaikan. Tapi untuk semua ujian yang Allah berikan yang menimpa kita, sejatinya untuk meningkatkan derajat kita disisi Allah SWT. 


Sahabat, percayalah bahwa semua ujian dan cobaan yang Allah berikan justru itu menunjukan adanya kasih sayang Allah kepada hamba yang beriman. Karena semakin tinggi tingkat keimanan seseorang maka akan bertambah pula ujian dan cobaan yang dihadapi. Orang saleh tidak mungkin lepas dari ujian Allah SWT. Bahkan Nabi sekalipun menghadapi banyak ujian dalam mengemban risalah Allah. 


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوْكُمْ بِا لشَّرِّ وَا لْخَيْرِ فِتْنَةً ۗ وَاِ لَيْنَا تُرْجَعُوْنَ


"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami."

(QS. Al-Anbiya 21: Ayat 35)


Sahabat, Allah tidak akan menguji kita diluar batas kemampuan kita, ketika ujian menimpa, itu karena Allah tau kita mampu dalam menjalankan ujian itu, Allah tau bahwa kita sanggup menghadapinya, mustahil Allah memberikan ujian kepada hambanya diluar batas kemampuannya.


Sahabat muslimah, kita hanyalah manusia biasa yang tidak bisa berbuat apa2 tanpa kehendak dari Allah, kita manusia yang lemah, terbatas bahkan penuh dosa, ujian kita hanyalah sebagian kecil dari yang Allah berikan. Banyak dari kisah para nabi yang bahkan mendapat ujian sangat berat. Kita dapat mengambil banyak hikmah agar kita lebih bersabar dan tawakal atas ujian yang Allah berikan untuk kita.


Mungkin dari kalian sudah banyak mendengar bagaimana kisah nabi ayub yang diberikan ujian oleh Allah SWT berupa penyakit yang menular, kulit Nabi Ayub tiba-tiba terkena penyakit yang menyebabkan keluarnya nanah dari kulitnya, dari kepala hingga kakinya, hingga rambutnya pun rontok. Nabi Ayub yang sebelumnya memiliki banyak kenikmatan seketika kehidupannya berubah. 


Dikatakan bahwa Nabi Ayub diberi cobaan oleh Allah SWT seperti itu selama 18 tahun. Namun, luar biasanya, selama itu juga Nabi Ayub tidak pernah sekalipun mengeluh atau mengadu kepada Allah SWT. Dan Setelah 20 tahun, Nabi Ayub berdoa kepada Allah SWT. Beliau berdo’a "Wahai Tuhanku Penciptaku Pemilikku, sesungguhnya aku sedang ditimpakan penyakit. Dan Engkaulah Dzat yang Maha Penyayang.” Do’a Nabi Ayub ini menunjukkan bagaimana dirinya ikhlas atas apa yang akan diberikan Allah SWT nantinya. Entah akan disembuhkan atau tidak, Nabi Ayub tetap akan ikhlas dan sabar dalam menerima ketentuan Allah SWT.


Setelah melewati 20 tahun cobaan, di usia 71 tahun, dimunculkan oleh Allah SWT di bawah tempat tidur Nabi Ayub berupa mata air. Dikisahkan juga bahwa Allah SWT memerintahkan Nabi Ayub untuk menghentakkan kakinya ke tanah sehingga muncul mata air dari tempat hentakan itu. Dari mata air itulah Allah SWT memerintahkan Nabi Ayub untuk mandi dengan air itu.


“Hentakkanlah kakimu, inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum.” (Q.S Shad: 42).


Setelah mandi dengan air tersebut, Nabi Ayub menemukan bahwa tubuhnya sembuh dan bahkan kondisi fisiknya menjadi lebih baik dari pada 20 tahun yang lalu. Allah SWT juga menggambarkan bagaimana kisah Nabi Ayub ini dalam Al-Qur’an,


“Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya, “(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah,” (Q.S Al-Anbiya: 83-84). (m. merdeka.com)


Sahabat, ujian bisa menjadi jembatan untuk kita lebih taqwa kepada Allah SWT. Untuk itu ketika musibah, permasalahan atau kebaikan sekalipun menghampiri, kita harus senantiasa mengingat berkhusnudzon kepada Allah SWT. Bersabar untuk semua yang terjadi, ikhlas atas segala kehendaknya, dan bersyukur untuk segala sesuatunya. Karena yang kita anggap buruk belum tentu itu buruk untuk kita, juga yang kita anggap baik belum tentu itu baik untuk kita. Kita harus menanamkan hidup dengan penuh kesabaran, ikhlas serta berkhusnudzon kepada Allah SWT. 


Semoga Allah mudahkan dan lancarkan segala urusan sahabat perubahan semuanya🤲 semangat Istiqomah dijalan Allah, tetap sehat tetap kuat tetap taat... Allahuakbar

Walahu a’lam bisshawab []

 

Posting Komentar untuk "Bersabarlah Ketika Ujian Datang Menghampiri"