Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Muda Berhijrah, Tua Istiqomah


 Oleh : Intan


Hallo sahabat perubahan, Mimin mau tanya nih disini siapa yang mau hijrah? Atau mungkin ada yang sudah hijrah? Ada yang tau hijrah itu apa? Pasti udah ga asing lagi ya dengan kata "Hijrah". Kalo ada yang belum tau nih mimin ulas sedikit mengenai hijrah.


Hijrah berasal dari bahasa arab yang artinya berpindah atau meninggalkan tempat. Menurut sejarahnya sendiri, hijrah sudah dilakukan terlebih dahulu oleh Nabi Muhammad SAW bersama sahabatnya dari Mekkah ke Madinah untuk mempertahankan dan menegakkan akidah dan syari’at islam.


Sebagaimana dijelaskan di dalam Q.S Al-Baqarah : 218 yang artinya : “Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itulah yang mengharapkan rahmat Allah. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.


Namun, di zaman sekarang, makna hijrah dapat diartikan sebagai meninggalkan sesuatu yang buruk demi menuju sesuatu yang lebih baik. Misalnya yang semula belum menggunakan jilbab sekarang sudah berjilbab dan seterusnya, sama seperti yang mimin alami. Dulu mimin hanyalah orang biasa yang tidak punya kelebihan apapun, hidup mimin disibukkan dengan duniawi bahkan yang mimin lakukan bukanlah hal yang bermanfaat, seperti ngumpul sama bestie, shopping, liburan dan banyak hal lainnya.


Sampai pada akhirnya Mimin merasa kebingungan, kenapa hidup mimin terasa kosong, bahkan tidak ada ketenangan di dalam diri ini, mimin mulai berfikir ada apa dengan hidup ini? Kenapa Mimin tidak pernah merasa puas dengan yang mimin punya? Lantas Mimin terdiam dan terus memikirkannya.


Sampai pada titik Mimin menemukan jawaban itu, Mimin menyadari bahwa telah lalai, hidup tidak lagi didasari oleh iman, mimin hanyut dalam kesesatan, sampai lupa akan batasan, mimin memutuskan untuk kembali dan bersimpuh meminta pertolongan Allah.


Disitulah Mimin memutuskan untuk berhijrah, mulai meninggalkan kebiasaan buruk, memilih dengan siapa berteman, mencari teman yang sefrekuensi itu penting lho, teman yang selalu mengingatkan dan menguatkan ketika iman mulai goyah, jangan sampai kita salah memilih teman karna jika kita berniat untuk berhijrah tapi kita tidak keluar dari zona pertemanan yang kurang baik, maka kita pun akan terwarnai.


ISTIQOMAH, inilah fase yang tersulit, memang benar ada fase dimana rasa ingin tau, ingin berubah, ingin dekat dengan-Nya itu luntur, ada saat dimana semangat itu lambat laun memudar, terkalahkan dengan hal yang lebih memuaskan hati. Tak ada yang bisa merubah seseorang pun, kecuali atas kemauan sendiri dengan izin Allah.


Pada masa ‘perubahan’ kita hanya butuh berjalan dengan pelan. Maka ketika kita menjaga perubahan itu, kita harus memeluknya erat-erat. Agar tak ada satupun dari perubahanmu yang akhirnya lepas satu persatu dan megembalikanmu ke masa lalu. Dan adapun doa agar kita tetap berpegang teguh dalam Islam sebagai berikut.


“Ya Tuhan kami, janganlah engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah engkau beri petunjuk kepada kami.” 


Semangat berjuang untuk lebih dekat dengan Allah SWT. Semoga kita bisa Istiqomah dijalan-Nya.


“Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik.” (HR. Ahmad, 5:363)

Walahu a’lam bisshawab []

Posting Komentar untuk "Muda Berhijrah, Tua Istiqomah"