Menerima Hasil Dengan Lapang Dada
Oleh : Rantika Nur Asyifa
Sobat perubahan, kalian pasti sudah tahu berita tentang meninggalnya 129 orang suporter bola. Tau ga kenapa itu bisa terjadi ?. Faktor utamanya ialah ketidaklogowoan atau tidak terimanya aremania terhadap hasil akhir antara arema melawan persebaya.
Padahal ya, sebagai suporter itu selalu menyuport dan memberikan dukungan sebanyak-banyaknya kepada club bola yang disukai. Hasil akhirnya kalah, menang, atau seimbang tetap harus diterima dengan lapang dada. Bukannya melakukan tindakan anarkisme dan mengejar team atau official club bola.
Tidak terima dengan kekalahan solusi utamanya kembali kepada Islam dengan bersikap sabar, tawakal, dan berserah diri kepada Allah. Seharusnya sebagai suporter bola, selain mendukung club bola tersayang dengan harta dan tenaga, juga bisa mendukung lewat doa.
Doa itu senjatanya umat Islam, maka dari itu sebagai umat Islam sudah sewajibnya melibatkan Allah dalam segala urusan termasuk dalam sepak bola. Dan dalam mendukung club bola yang disukai.
" Tetapi orang yang bersabar dan mema’afkan sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan." (TQS. asy-Syûra [42]: 43)
Maka dari itu, utamakan kesabaran jika mengalami kekalahan. Utamakan saling memaafkan jika ada kesalahan. Apabila semua itu dilaksanakan, maka dunia akan lebih indah dan tak mungkin sampai ada nyawa yang tiada hanya karena kekalahan club bola tercinta.
Walahu a’lam bisshawab [ ]


Posting Komentar untuk "Menerima Hasil Dengan Lapang Dada"