Ketika Remaja Dilanda 4G
Oleh : Syifa Muthmainnah (Santriwati Ponpes Darul Bayan Sumedang)
Remaja adalah salah satu fase pertumbuhan manusia. Fase remaja ini ada diantara fase anak-anak dan dewasa. Biasanya berumur belasan tahun, kira-kira dari umur 13-21 tahun.
Menurut teori eriksons, remaja adalah masa pencarian jati diri. Nah untuk kita selaku umat islam gak semestinya baru mencari jati diri setelah umur kita sudah baligh. Seharusnya sebelum baligh pun kita sudah bisa mengetahui mana yang baik ataupun yang buruk.
Nah sob, sekarang kita bahas tentang 4G. Apa itu 4G? 4G di sini bukan sinyal yang kadang suka tiba-tiba ngilang, tapi 4G di sini adalah singkatan dari Gabut, Galau, Geram, Gembira. Kenapa sih ada sangkut pautnya dengan remaja? Karena ketika remaja sedang 4G, seringkali mereka salah menempatkannya, dan tidak tau bagaimana cara penempatannya.
1. Ketika remaja sedang gabut
Apa yang remaja lakukan ketika gabut? Kebanyakan remaja di zaman sekarang, ketika gabut pasti mereka hanya rebahan, nonton drakor, baca buku bucin sambil dengerin lagu mellow dll. Kenapa bisa kaya gitu? Karena mereka belum tahu tujuan hidupnya.
Sebenarnya jika kita tau tujuan hidup kita, kita gak bakal sering merasa gabut. Walau gabut, kita bakalan bisa mengisi waktu gabut kita untuk hal-hal yang bermanfaat, seperti mambantu pekerjaan orang tua di rumah, membaca Al- Qur’an, dengerin lantunan ayat Al- Qur’an, membaca buku-buku yang bermanfaat, dengerin ceramah-ceramah lewat hp (supaya iman kita makin kuat).
2. Ketika remaja sedang galau
Biasanya penyebab galaunya remaja zaman sekarang ketika putus sama pacarnya (sampai ada yang bunuh diri), gak dikasih uang jajan dari orang tua, ketika barang kesayangannya hilang, ketika keinginannya yang diinginkan gak diturutin sama orang tua.
Tapi yang seharusnya kita galauin adalah ketika kita galau merindukan Rasulullah saw, galau ketika kita makin jauh dari Allah swt, galau ketika kita membiarkan orang-orang yang bermaksiat (padahal Allah pernah berfirman bahwa kita adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia yang menyuruh berbuat yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar).
3. Ketika remaja sedang geram
Geramnya remaja zaman sekarang itu kebanyakan karena pacar atau circlenya diganggu, atau karena orang tuanya sering nyuruh-nyuruh, jadi karena saking geramnya, ia membentak orang tuanya.
Emangnya apasih yang seharusnya membuat kita geram? Seharusnya yang membuat kita geram adalah ketika penguasa berbuat dzalim kepada rakyatnya, geram ketika saudara kita di Palestina terus-terusan dijajah oleh israel, geram ketika Rasulullah saw dilecehkan (sebuah kisah Zubair bin Awwam, pada saat umur belasan tahun yang menghunuskan pedangnya karena ingin memberi pelajaran kepada orang-orang quraisy yang telah mengganggu Rasulullah, ia geram bukan main mendengar manusia mulia kesayangannya diganggu), geram ketika para ulama direndahkan, geram ketika sistem islam tidak diterapkan (karena ketika sistem islam tidak diterapkan, dunia semakin hancur berantakan).
4. Ketika remaja sedang gembira
Gembira sama dengan bahagia. Apasih penyebab bahagianya remaja di zaman sekarang? Apakah ketika cintanya diterima oleh orang yang ia suka? Ketika bisa ngumpul bareng circle? Ketika bisa glow up? Ketika bisa jalan sama crush? Eits...tapi emangnya bahagianya bakalan haqiqi?
Seharusnya yang membuat kita bahagia adalah ketika melihat banyak orang yang berhijrah, ketika banyak orang yang mengingatkan, ketika banyak orang yang mentaati Allah dan RasulNya, banyak orang yang berlomba-lomba dalam kebaikan, bahagia ketika khilafah ditegakkan dan hukum Allah swt diterapkan, karena kebahagiaan seperti ini akan menghantarkan kita kepada kebahagiaan yang haqiqi, yaitu surga yang sangat kita rindukan.
Firman Allah swt. yang artinya: “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216).
Kita harus berhati-hati dalam menempatkan perasaan dengan benar ketika kita sedang 4G. Karena belum tentu sesuatu yang menurut kita baik itu baik, dan sesuatu yang menurut kita buruk itu buruk. Pandanglah sesuatu dengan pandangan Allah, karena hanya Allah lah yang maha mengetahui. []


Posting Komentar untuk "Ketika Remaja Dilanda 4G"