Bucin Akut, Siapa Takut?
Oleh: Ayu Humairoh (Mahasiswi dan Aktifis Dakwah)
Bucin atau budak cinta menjadi fenomena yang menjangkiti banyak kalangan muda. Tentu saja hal ini sangat menarik untuk dibahas. Karena itu, Komunitas Smart With Islam Bangil mengadakan kajian yang bertemakan “Bucin Akut, Siapa Takut?” Kajian ini dilaksanakan pada Ahad, 16 Oktober 2022 dan menghadirkan Kak Dia dan Kak A’yun sebagai pemateri serta didampingi Kak Fifik sebagai moderator.
Acara diawali dengan diskusi oleh para peserta yang membahas fakta bucin. Kemudian dilanjut dengan pemaparan fakta dan dampak buruk dari kasus bucin yang sedang marak ini oleh Kak A'yun. “Anak muda yang bucin biasanya rela melakukan apa saja demi pacarnya. Kasus yang terjadi akibat terlalu bucin, seperti yang terjadi tidak lama ini, beredar berita seorang remaja membunuh kekasihnya lantaran akan diputuskan. Hal tersebut terjadi karena si pelaku menjadi bucin akut sehingga tidak terima apabila diputuskan oleh sang pacar. Pelaku tidak dapat mengontrol emosi hingga menyebabkan terjadinya tindak pembunuhan."
Kak Dia menyambung penjelasan Kak A’yun. Bahwa jatuh cinta adalah fitrah pada diri manusia. "Dalam diri manusia Allah menciptakan Al Gharizah (naluri) yang terdiri dari tiga. Pertama, Gharizah Tadayyun (naluri beragama) yang melahirkan rasa cinta kepada Allah dan Rasulullah. Kedua, Gharizah Baqa' (naluri mempertahankan diri) yang melahirkan rasa cinta kepada harta dan lainnya. Ketiga, Gharizah Nau' (naluri melestarikan keturunan) yang melahirkan rasa cinta kepada sesama manusia. Naluri jenis inilah yang menyebabakan manusia timbul rasa cinta kepada lawan jenis. Lalu bagaimana cara Islam menyalurkan rasa cinta? Maka pernikahan adalah solusi Islam bagi seseorang yang sedang jatuh cinta. Tetapi jika belum siap untuk menikah, maka bepuasalah untuk menghalau nafsu berpacaran."
Kak A’yun juga menyebutkan beberapa tips untuk menghindari pacaran. Yang pertama adalah menjaga pandangan, karena dengan menjaga pandangan maka mata dan hati akan terjaga dari hal yang mengundang rasa cinta seperti pepatah “dari mata turun ke hati.” Itulah sebabnya, kita harus menjaga pandangan. Tips yang kedua adalah dengan menutup aurat. Dengan menutup aurat maka akan menjaga diri sendiri dan orang lain dari hal-hal yang mengundang kebatilan. Tips yang ketiga adalah menjaga jarak dengan lawan jenis atau menghindari berkhalwat (berduaan dengan lawan jenis). Dan tips yang terkhir adalah hindari berikhtilat atau campur baur dengan lawan jenis, kecuali dalam ranah pendidikan, muamalah, dan kesehatan maka itu diperbolehkan.
Oleh karena itu, Jika kita jatuh cinta namun belum siap menikah, maka bucin yang tepat untuk saat ini adalah bucin ke Allah dan Rasulullah. Jika kita bucin ke Allah dan Rasulullah maka kita siap menjalankan apa yang Allah dan Rasulullah perintahkan. Dengan ini maka bucin kita menjadi tepat dan surga akan merapat. Wallahu A’lam. []


Posting Komentar untuk "Bucin Akut, Siapa Takut?"