Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Anakku, Jagalah Aqidahmu!

 

Oleh: Ust. Abu Zaid


Anakku, ketahuilah umat Islam saat ini dalam kondisi sangat terpuruk. Dalam segala bidang tentunya. Terbelenggu dalam penjajahan total oleh penjajah kafir. Semua sendi sendi Islam diserang dan dilumpuhkan. Baik syariah maupun aqidah.


Penjajah bersama antek nya, para penguasa di negeri muslim, faham betul bahwa aqidah Islam adalah kunci kekuatan umat untuk menolak penjajahan dengan segala bentuknya. Jika aqidah umat sudah lah bahkan hancur maka penjajah bisa tidur nyenyak menikmati penjajahan. Mereka akan leluasa tanpa protes umat menyedot habis semua kekayaan alam tanah Islam yang sangat berlimpah. Sekaligus leluasa mengeksploitasi sumber daya manusia umat islam yang juga berlimpah.


Syariah Islam diserang dengan mengobrak Abrik halal haram. Pernikahan muslimah dengan laki beda agama dihalalkan. ElGeBete dianggap halal. Babi dan khamer dihalalkan. Sesajen dibela ibadah diabaikan. Gaul bebas dibela. Zina dilegalkan dll


Sementara aqidah diserang dengan pluralisme, semua agama sama. Sinkretisme agama dibudayakan. Juga melakukan serangan kepada basis aqidah baik menyerang Allah, Rasul, Al Quran  dan as sunnah.  Campur aduk ibadah dikampanyekan dengan alasan toleransi. Dll


Padahal jelas pluralisme alias menyamadudukkan agama agama yakni menganggap semua agama benar adalah kufur. Dan siapa saja muslim yang menganut pluralisme maka dia kafir murtad dari Islam.


Dalam surat Ali ‘Imran Ayat 85


وَمَن يَبْتَغِ غَيْرَ ٱلْإِسْلَٰمِ دِينًا فَلَن يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِى ٱلْءَاخِرَةِ مِنَ ٱلْخَٰسِرِينَ


"Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi."


Maka siapa saja yang beragama selain Islam dia kafir dan pasti masuk neraka jahanam kekal di dalamnya. Na'udzubillah.


Penjajah mengopinikan aqidah Islam yang lurus sebagai Radikal. Sikap konsisten diatas aqidah dan syariah dianggap radikal dan harus dimusuhi. Digelontorkan proyek moderasi beragama yang intinya adalah pluralisme agama. Maka tak salah jika moderasi beragama sejatinya adalah murtadisasi. Sebab siapa saja yang membenarkan plural maka dia telah murtad dari ISLAM.


Saat inilah apa yang digambarkan oleh Baginda Rasulullah Saw benar benar terjadi. 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


بَادِرُوا بِالأَعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا وَيُمْسِى كَافِرًا أَوْ يُمْسِى مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيعُ دِينَهُ بِعَرَضٍ مِنَ الدُّنْيَا


“Bersegeralah melakukan amalan shalih sebelum datang fitnah (musibah) seperti potongan malam yang gelap. Yaitu seseorang pada waktu pagi dalam keadaan beriman dan di sore hari dalam keadaan kafir. Ada pula yang sore hari dalam keadaan beriman dan di pagi hari dalam keadaan kafir. Ia menjual agamanya karena sedikit dari keuntungan dunia” [HR. Muslim]


Betapa mudahnya orang beriman menjadi kafir. Salah satunya karena membenarkan pluralisme yang sangat mudah terjadi.


Oleh karena itu anakku, jagalah aqidahmu. Pegang erat erat aqidahmu. Jangan sampai tercampur aqidah kufur apapun. Jenisnya. Ngajilah yang benar dan istiqomah. Agar kami selamat dunia akhirat. 


Selamat berjuang anakmu. Moga Allah menjaga mu.[]

Posting Komentar untuk "Anakku, Jagalah Aqidahmu!"