Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gaes, Buang Prasangka Buruk dan Berani Hadapi Kenyataan Hidup



Oleh: Mochamad Efendi


Sering kita berfikir dalam prasangka bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi, padahal kita belum melakukan apa-apa. Karena pemikiran kita sendiri kita jadi takut dan khawatir saat melakukan sesuatu. Faktanya apa yang kita khawatirkan sering tidak terjadi. Hidup dalam prasangka buruk membuat langkah kaki menjadi ragu dalam melangkah dan menjadi penghambat untuk berkarya dan meraih kesuksesan dalam hidup. Tidak jarang kita berhenti berbuat hanya karena prasangka buruk yang bermunculan dalam pemikiran kita.


Gaes, berhentilah hidup dalam hayalan, hadapi kenyataan. Jika prasangka hanya menghambat langkahmu untuk berprestasi., dan berkarya, untuk apa disimpan dalam pikiran. Segera bangkit untuk melakukan banyak kebaikan, dan lihat hasilnya. Tidak semua yang kita takutkan terjadi. Ternyata semua itu hanya dalam bayangan pikiran kita sendiri. Setiap masalah harus dihadapi bukan untuk ditakuti dan dihindari. Masalah akan membuat kita menjadi kuat dan bijak. Hidup ini penuh dengan ujian tapi hadapi dengan kesabaran. Sesungguhnya, Allah bersama orang-orang yang sabar dan Allah SWT.  tidak memberikan beban masalah pada hambaNya diluar batas kemampuannya. 


Gaes, Sesungguhnya Allah bersama prasangka hambanya. Jadi mulai hari ini berpikirlah positif dan buang prasangka buruk yang ada dalam pikiran kita. Bisa jadi karena prasangka kita sendiri sesuatu yang buruk akan terjadi. Padahal, pikiran positif akan membawa energi positif agar kita terus bisa menciptakan banyak jejak-jejak kebaikan. Langkah jadi ringan untuk berbuat banyak kebaikan dalam dunia nyata karena pikiran positif yang terus terjaga. Sebaliknya pikiran negatif hanya menjadi penghalang untuk berbuat banyak hal. 


Prasangka buruk tidak ada manfaatnya karena tidak akan membawa kebaikan. Kamu pada dasarnya mampu untuk melakukan, namun karena pikiran yang selalu berkata tidak bisa sehingga kamu tidak mampu melakukannya. Pemikran melemahkan tidak usah didengar. Jangan kau dengar bisikan yang melemahkan, dan teruslah melangkah untuk menang menaklukkan rasa takut yang menghambat hidupmu. Memang tidak mudah, dan pasti  kesulitan  dalam perjalanan hidup ini akan terus menguji, tapi tidak usah takut tapi teruslah berbuat untuk menaklukkan ketakutan dan teruslah belajar menjadi lebih baik dan terus menjadi lebih baik lagi. 


Gaes, bebaskan dirimu dari prasangka, dan mulailah Berani menghadapi fakta.  Hidup ini terasa indah, tidak usah bersembunyi dalam hayalan yang menjauhkan dari kenyataan. Kenyataan yang harus dihadapi agar kamu bisa terus belajar menjadi sosok hebat, kerena kenyataan hidup menempa mu untuk berubah menjadi lebih baik.


Sering muncul dalam pikiran kita perasaan tidak bisa, dan tidak berbakat saat mulai ingin berkarya. Mau nulis takut salah, tidak enak dibaca dan terasa tidak punya bakat, sehingga tidak pernah berani memulai meskipun hanya dengan satu kata.  Padahal menulis bukanlah bakat tapi kebiasaan. Awalnya harus dipaksa, perlahan akan terbiasa. Kita jadi lebih peka dengan setiap hal yang ada disekitar kita  dijadikan  ide menarik untuk ditulis.  Dari kata-kata  terangkai menjadi satu kalimat yang bisa mewakili ide yang tersimpan dalam isi kepala kita. Kemudian, satu kalimat dikembangkan menjadi satu paragraf. Jika ada waktu diteruskan sampai menjadi satu tulisan utuh sehingga siap untuk diupload dan dishare untuk dibaca. Tidak perlu ragu ataupun bimbang, dan tidak perlu takut diberi komentar. Apapun komentar yang kita dapat harus diterima dan jadikan sebagai bahan evaluasi diri agar bisa menulis lebih baik lagi. Jempol dan pujian jangan membuatmu melayang, begitu pula cacian dan komentar yang tidak menyenangkan jangan membuatmu berhenti untuk berkarya. 


Mau ngomong didepan publik takut salah dan ditertawakan peserta yang lain, padahal semua itu hanya dalam khayalan pikiran kita saja. Bicara saja, mungkin awalnya belepotan, banyak kata-kata yang salah dan tidak tepat penggunaannya. Gunakan forum diskusi untuk berlatih berbicara agar ide-ide yang menarik dan brilian tidak hanya tersimpan dan menjadi hiasan isi kepala kita. Padahal jika kita berani untuk mengambil kesempatan untuk bicara, perlahan kemampuan komunikasi kita semakin lancar dan semakin mudah untuk dipahami oleh orang lain. Siapa tahu apa yang kita sampaikan bisa menjadi sumber inspirasi dan bisa mencerahkan pemahaman orang lain untuk hijrah. Pahala jariyah akan kau dapat saat kau berani menyampaikan ide-ide cemerlang mu yang inspiratif dan mencerahkan pemahaman seseorang.


Mau berangkat kontak, takut nanti ditolak dan dikatain macem macem, sehingga akhirnya enggan untuk berangkat berdakwah untuk menyampaikan kebenaran Islam. Padahal apapun hasilnya tidak ada yang sia-sia jika kita melakukannya  ikhlas karena Allah. Kewajiban kita hanya menyampaikan kebenaran Islam dengan penuh kesabaran. Saat kamu berani berangkat kontak adalah prestasi luar biasa yang perlahan akan mengajarimu untuk bisa berinteraksi dan berkomunikasi dengan baik dan lancar. Tidak perlu ragu ataupun bimbang lakukan semua jika itu baik menurut ajaran Islam, insyaallah, langkahmu semakin mantan dan hebat, karena keberanian mu untuk berbuat.


Gaes, hidup dalam hayalan itu tidak menyenangkan.  Setiap melangkah takut salah, karena prasangka buruk yang belum tentu terjadi. Hiduplah dalam dunia nyata, itu lebih menyenangkan. Terus belajar mengasah kemampuan dan terus bersemangat untuk terus berkarya dan berprestasi dalam hidup agar hidupmu lebih indah dan penuh warna dalam dunia nyata, bukan dalam hayalan. 



Posting Komentar untuk "Gaes, Buang Prasangka Buruk dan Berani Hadapi Kenyataan Hidup"