Gagal Berarti Pelajaran Bukan Berhasil Yang Tertunda
Oleh: Hilwa Zulfatun Nisa
..."boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu amat baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui".(QS Al-Baqarah:216).
Dalam hidup ini berjuta tantangan pasti menghadang,namun pasti juga di sana terselip juga milyaran peluang untuk menjadikan tantangan sebagai media untuk membuat kita belajar tentang hakikat diri kita. Dalam dunia ini juga banyak rencana-rencana kita yg tidak sejalan dengan realitas yg ada, itu hanya sebagai kisah dari perjalanan ini, lalu setelah kita mendapati banyaknya hal yg tidak sesuai rencana pastinya rasa kecewa,sakit hati datang melumpuhkan semangat, ini yang membedakan nilai seorang manusia setelah dia gagal, setelah dia jatuh tergeletak ditikam realita apakah dia enggan bangun? Apakah dia bangun lalu mundur teratur? Ataukah bangun dan kembali berlari mewujudkan segala impian dan mencapai tujuan? Semua terserah kamu yg membaca coretan ini, pilihan itu hak kamu yg nantinya akan dipertanggungjawabkan kepada sang pemilik kesempatan, Allah 'Azza wa Jalla.
Sebagai seorang muslim tentu kita harus saling memberikan input satu sama lain agar nantinya tercipta keshalihan sosial tidak hanya Sholih linafsih, lalu bagaimana cara ampuh untuk kembali berdiri dan berlari menuju segala tujuan? Mungkin ini racikan obat yg bisa dipakai :
1. Introspeksi/muhasabah diri dan merampok semua pengalaman hidup dari orang2 yg pernah lebih dulu merasakan pahit manisnya hidup,karena hidup tak selamanya memahitkan, di sana tersimpan ribuan hikmah yg bisa kita proses menjadi bahan bakar untuk menjalani hembusan2 nafas untuk hidup yang akan datang. InsyaAllah pasti dah hafal kisah si Thomas bukan? Bukan, bukan Thomas bujang di novel Tere Liye, ini Thomas Alfa Edison,si penemu bola lampu,dia melakukan percobaan hampir 9999 kali hanya untuk membuat bola lampu yang mungkin masih bisa dikerjakan oleh anak buahnya sendiri. Tapi karena dia yakin yg 9998 kali percobaan lainnya bukannya dia gagal tetapi dia sudah dapat pelajaran dan rasa yg hanya ada di sekolah kehidupan sebanyak 9998 kali.
Jadi maksud dari judul di atas, kegagalan adalah suatu pelajaran yang tak seorang jeniuspun mampu mengkonkritkannya ke dalam bahasa buku, karena kegagalan adalah bentuk pelajaran yang memberikan sensasi langsung ke semua alat indera yg bersangkutan. Kenapa bukan keberhasilan yang tertunda? Karena yang sudah gagal telah berhasil mendapat sensasi pelajaran yang tak didapatkan oleh mereka2 yang langsung lulus.
2. Luruskan kembali niat, niat itu sangat penting, "Berapa banyak amal yang remeh menjadi besar karena niat, dan berapa banyak amal yang besar menjadi remeh karena niat"Abdullah bin Mubarok karena itu memang suatu kewajiban yang didasarkan pada dalil wajibnya menuntut ilmu.
3. Dan yang terakhir optimis dan buat target. Sebagai pelajar muslim/santri, kita harus menjadi pribadi yg visioner. Kita memerlukan target tahunan, bulanan, mingguan, bahkan harian, agar jiwa-jasad kita tidak menjadi kapal yg terombang ambing di samudera kehidupan yang luasnya luar biasa, yg anginnya kencang tak tertolong dan yg hambatannya berlimpah. Kata A.H Nayyar, Ph.D yg merupakan seorang president Pakistan peace coalition "kalau kita memulai langkah dengan rasa takut,sebenarnya kita tidak pernah malengkah..." dan dalam bukunya David Schwartz, the magic of positif thinking. Agar menjadi manusia yg seutuhnya dalam hidup kita perlu optimis dan sedikit kenekatan dalamembuat target.
Jangan takut gagal ! Kalo gagal coba lagi ! Gagal lagi, atur strategi ! Coba lagi, lagi dan lagi. Allah telah menciptakan kita dalam sebaik-baik bentuk, pasanglah target tak perlu ragu, jangan minder dan jangan bilang hal itu mustahil kalian capai, tunjukkan bahwa kita seorang muslim yang terus lebih baik dari detik sebelumnya, dari detak jantung dan hembusan nafas sebelumnya, yang kelak akan memimpin dunia dengan syari'at-Nya.
Wallahu a'lam bi ash-showab.[]


Posting Komentar untuk "Gagal Berarti Pelajaran Bukan Berhasil Yang Tertunda"