Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kuy, Ganti Circle! Jangan Temenan Ama Temen Toxic


 

Oleh : Nina Iryani S.Pd


Dilansir dari www.alodokter.com, Pertemanan yang sehat seharusnya bisa membawa manfaat bagi masing-masing pihak. Namun, jika kamu selalu merasa dirugikan, bisa jadi temanmu termasuk ke dalam salah satu tipe teman toxic. Nah, seperti apa ya yang dimaksud sebagai teman toxic? Yuk, simak di sini penjelasannya.


Berada dalam lingkaran pertemanan yang sehat dan positif dapat membawa beragam manfaat bagi kehidupan sehari-hari, mulai dari mendapat dukungan emosional, mencegah rasa kesepian, dan membuatmu merasa lebih bahagia serta puas dalam hidup.


7 Tipe Teman Toxic yang Perlu Dihindari - Alodokter


Tidak hanya itu, menjalin hubungan sosial yang positif bahkan disebut juga dapat menurunkan risiko berbagai masalah kesehatan, baik fisik maupun mental, seperti tekanan darah tinggi dan depresi, serta memperpanjang usia harapan hidup, lho.



Sebaliknya, terjebak dalam lingkaran pertemanan yang toxic tentu dapat membawa dampak yang negatif pula pada kehidupanmu, seperti membuatmu meragukan diri sendiri, menurunkan self-esteem, bahkan memicu stres berlebih. Bila terjadi dalam jangka waktu yang lama, hal ini pada akhirnya bisa menimbulkan gangguan mental.


Tipe-Tipe Teman Toxic yang Perlu Kamu Hindari

Di bawah ini adalah beberapa tipe teman toxic yang sebaiknya kamu hindari:


1. Si Hobi Memanfaatkan

Ini adalah salah satu tipe teman toxic yang cukup sering ditemui. Teman toxic tipe ini umumnya menjalin pertemanan hanya sekadar untuk mencari keuntungan guna memenuhi tujuannya, misalnya untuk meningkatkan status sosialnya.


Tak jarang, setelah tujuannya terpenuhi, teman yang hanya suka memanfaatkan ini akan menghilang, meski kamu mungkin sedang membutuhkannya. Namun, jika di masa depan ia kembali membutuhkan dukungan atau bantuan, ia tidak akan segan-segan untuk meminta hal tersebut darimu.


2. Si Pengeluh

Teman toxic tipe ini umumnya tidak pernah puas dengan apa pun yang dimilikinya. Akibatnya, ia akan selalu menggerutu dan mengeluhkan mengenai tidak adilnya dunia ini baginya.


Tidak hanya bagi kehidupannya, teman toxic seperti ini biasanya juga cenderung akan melihat segala sesuatu dengan cara pandang yang negatif. Hal ini dapat terlihat dari kebiasaannya yang selalu mengkritik atau bahkan cemburu dengan kehidupanmu.


3. Si Ratu Drama

Seperti julukannya, ini adalah tipe teman toxic yang hidupnya selalu dipenuhi dengan konflik dan drama. Setiap harinya, selalu saja ada hal yang membuat ia kesal, sedih, atau marah. Jika kamu memiliki teman dengan tipe ini, kemungkinan besar kamu akan selalu menjadi pemecah masalah pribadinya.


Terlebih lagi, tipe teman toxic seperti ini umumnya juga selalu mementingkan dirinya sendiri. Ia cenderung tidak peduli dengan masalah yang dialami oleh teman-temannya, termasuk mungkin masalahmu.


4. Si Egois

Tipe teman toxic yang satu ini biasanya selalu mengharapkanmu untuk meninggalkan semua hal apabila ia sedang membutuhkan bantuanmu. Jika kamu memiliki prioritas lain, tak jarang, ini bisa membuat ia kecewa atau bahkan marah padamu.


Walau menjadi teman yang suportif memang merupakan hal penting, tetapi dengan tipe teman egois seperti ini sebaiknya kamu tetap menetapkan batasan yang jelas, ya. Pasalnya, jika tidak, berteman dengan Si Egois bisa menguras waktu bahkan energimu, lho.


5. Si Komentator

Teman toxic tipe komentator bisa kamu kenali dari kebiasaanya dalam mengomentari atau mengkritik segala hal yang ada di dalam hidupmu, mulai dari prestasi, hobi, atau cara berpakaianmu. Biasanya, kritik atau komentarnya tersebut ia sampaikan dalam bentuk candaan yang menyinggung.


Tak jarang, ia juga melakukan hal tersebut di depan orang lain. Ini dilakukannya semata-mata untuk membuat dirinya merasa lebih baik atau agar orang lain tidak menganggapmu lebih baik dari dirinya.


6. Si Penggosip

Jika kamu memiliki teman yang suka bergosip, kamu harus sangat berhati-hati, ya. Sebisa mungkin, hindari terlalu banyak menceritakan kehidupan pribadimu apalagi rahasiamu kepadanya.


Pasalnya, tipe teman toxic satu ini bisa dengan mudah menceritakan atau menggosipkan kehidupan orang lain kepadamu, ini berarti, ia juga tidak akan segan untuk menceritakan kehidupan atau masalahmu kepada orang lain.


7. Si Pemberontak

Seseorang dengan sifat pemberontak cenderung lebih sering melanggar aturan-aturan tertentu di sekitarnya. Oleh karena itu, masa-masa awal pertemanan dengan tipe teman toxic yang satu ini mungkin bisa terasa seru.


Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, berteman dengan tipe pemberontak bisa menghabiskan energi, bahkan membuatmu berada dalam masalah, lho. Sebab, setiap hal yang dilakukannya biasanya penuh risiko dan sulit untuk diprediksi.


Cara Menghadapi Teman Toxic

Bila kamu memiliki teman yang mirip dengan tipe-tipe di atas, ini artinya kamu harus segera mengambil tindakan ya, agar pertemananmu dengannya tidak membawa dampak buruk bagi kehidupanmu.


Nah, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menghadapi teman yang toxic:


Komunikasikan hal-hal yang mengganjal dan yang tidak kamu sukai dari temanmu. Pasalnya, bisa jadi temanmu mungkin tidak menyadari bahwa perilakunya mengganggu bahkan berpotensi merugikanmu.


Tentukan batasan yang jelas dalam pertemananmu dengan teman yang toxic, misalnya waktu yang bisa ia hubungi atau bantuan yang bisa kamu berikan kepadanya.


Beri jarak antara kamu dan temanmu secara emosional. Hindari terlalu peduli dengan kehidupannya, terlebih jika kamu sudah mengomunikasikan perasaanmu tetapi ia tetap tidak menunjukkan perubahan sikap.

Saat melakukan tips-tips di atas tetapi temanmu justru marah dan menghindar, merupakan hal yang normal bila kamu merasa sedih atau kehilangan. Pasalnya, menghindari orang yang kita sayangi, termasuk teman, memang bukan hal yang mudah.


Terimalah berbagai perasaan yang muncul dan sadarilah kesehatan serta kesejahteraan dirimu juga penting. Jika kamu telah mencoba cara-cara di atas tetapi masih sulit lepas dari teman toxic-mu, kamu juga bisa meminta bantuan psikolog agar dapat dicarikan jalan keluar yang tepat.


Allah SWT berfirman:


"Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti.” 

(TQS. Al-Hujurat ayat 13).


Rasulullah SAW bersabda:


"Dua ikatan pertemanan sama seperti hubungan kedua tangan yang salah satunya membasuh tangan lainnya.” 

(HR. Ad-Dailami).


Rasulullah SAW bersabda:


"Seseorang yang memutus (silaturahmi) tidak akan masuk surga.” 

(HR. Imam Bukhari).


Kuy, sekarang sistem sekuler kapitalis udah berhasil banget bikin pertemanan yang nggak sehat kuy. Deket and cari temen pas ada butuh nya doang, sekedar temen kerja doang, sekedar curhat doang. Abis itu udah ga ada urusan deh...


Pertemanan atau circle juga sekarang tuh dibatesin banget disekat-sekat jadi gen alpa, gen x, gen y, gen z bahkan ada sebutan gen milenial, gen kolonial atau gen kolotnial berdasarkan usia. So, anak-anak sekarang pada ga mau main atau sekedar gabung kalo ga ada temen yang se circle gitu. Takut dikatain kolot, ga nge trend, cupu and so on.


Belum lagi yang makin nge hits sekarang, anak-anak sampe remaja bahkan yang tua-tua nya juga pada ngikutin gaya ke barat-baratan, bulu ketiak, bulu alis pada dikerok, operasi plastik, baju juga yang makin terbuka, bergaul bebas laki-laki perempuan tanpa batas, pacaran, selingkuh, buang-buang duit buat nonton, makanan yang secuil tapi harga elit and so on.


Yang lebih heboh lagi, Israel and Amerika Serikat yang jelas-jelas penjajah yang mesti dijauhin kita semua. Malah pada digandrungi, bahkan sibuk diajak kerjasama sama orang-orang and negeri-negeri muslim lain nya. 


Padahal mereka bukan cuman penjajah, mereka juga merampas kemerdekaan sobat kita di Palestina, mereka itu merusak moral kita, ngajarin kita makin jauh dari ajaran Islam, bahkan ngerusak tatanan kehidupan yang sejahtera.


Miris semua cuma ada kayak ginian di sistem sekuler kapitalis.


Beda di sistem Islam kaffah. Kalo aturan nya Islam, pergaulan islami, ga ada circle-circle an, ga ada gaya-gayaan operasi plastik, pacaran, selingkuh, and temen-temen toxic lainnya. Semuanya di atur biar baik-baik and sejahtera seluruh umat muslim and non muslim sob.


So, yuk semangatin lagi menimba ilmunya yuk, dakwah juga bareng jamaah yang berjuang tegak nya Islam kaffah, terus kita sampein yang sebenar-benarnya kudu gimana menurut versi Islam ke keluarga, masyarakat and negera biar kita semua selamet sejahtera dunia akhirat.


Wallahu 'alam bissawab

Posting Komentar untuk "Kuy, Ganti Circle! Jangan Temenan Ama Temen Toxic"