Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jika ingin Hidup Berkah, Segera Lunasi Hutangmu


 



Oleh: Mochamad Efendi


Dalam hidup ini terkadang seseorang terpaksa harus berhutang karena kebutuhan mendesak sementara kondisi keuangan tidak mendukung. Dia biasanya mendatangi orang terdekat; teman, saudara, atau tetangga yang mau membantu untuk memberi pinjaman. Untuk meyakinkan agar dapat pinjaman, dia bahkan berani memastikan akan segera mengembalikan  dalam waktu yang sudah ditentukan. Jangan sia-siakan kepercayaan orang dan segeralah mengembalikan hutang sesuai dengan waktu yang disepakati.


Orang yang menepati janji dalam membayar hutang adalah cerminan dari akhlak mulia dan ketakwaan. Ingatlah janji yang  terucap disaksi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Menepati janji adalah amalan kebaikan yang akan mendapat balasan kebaikan pula.  Sebaliknya, mengingkarinya adalah bentuk keburukan apalagi jika sengaja dan tidak ada usaha untuk memenuhinya. Takutlah pada Allah SWT yang menghinakan siapa saja yang Dia kehendaki dan memuliakan siapa saja yang Dia kehendaki. Saat kita di dunia terhina karena tidak lagi ada yang mempercayai, terlebih lagi adzab yang lebih besar menunggu di akhirat nanti jika tidak segera bertaubat atas kesalahan yang sudah diperbuat.  


Padahal, jika sungguh-sungguh untuk menunaikan kewajiban membayar hutang, Allah akan memberi jalan kemudahan untuk melunasi hutang. Dalam prinsip agama dan sosial, sikap ini mendatangkan keberkahan, membangun kepercayaan, dan membawa ketenangan batin. Menepati janji, termasuk melunasi hutang tepat waktu sesuai kesepakatan, merupakan salah satu indikator utama dari kualitas keimanan seseorang. Kejujuran dalam mengembalikan pinjaman membangun reputasi yang baik, sehingga orang lain tidak akan ragu untuk memberikan bantuan di masa depan. Oleh karena jangan mudah membuat janji, tapi bukan untuk ditepati. Sungguh, yang rugi diri kita sendiri, di dunia akan terhina karena tidak ada lagi yang percaya dengan ucapan kita, sementara adzab Allah di akhirat lebih besar menunggu karena janji-janji yang belum dipenuhi padahal ajal bisa datang kapan saja tanpa kita sadari.


Menunda-nunda pembayaran hutang padahal mampu dikategorikan sebagai kezaliman, sehingga melunasinya tepat waktu akan menyelamatkan seseorang dari perbuatan tersebut. Beban hutang yang diselesaikan tepat pada waktunya akan menghilangkan rasa cemas, takut, dan terhindar dari kebiasaan berbohong akibat menghindar dari penagih. Jika seseorang berhutang dengan niat yang sungguh-sungguh untuk membayarnya, Allah SWT akan memberikan pertolongan dan kemudahan dalam melunasinya.


Oleh karena itu, jika ingin hidup mudah dan berkah, segerakan untuk membayar hutang. Hati akan terasa tenang. Sungguh hidup akan terasa indah dan berkah saat kita terbebas dari hutang. Dan jangan kita meremehkan dengan menunda-nunda membayar hutang padahal mampu. Itu sama saja kita menciptakan masalah dan kesulitan dalam hidup, dan di akhirat nanti hutang kita yang belum sempat dibayar akan menjadi penghalang untuk masuk surga. Dalam sebuah hadis Abu Hurairah RA: Rasulullah SAW bersabda, "Jiwa seorang mukmin itu terkatung-katung (tertahan) dengan sebab utangnya sampai utang itu dilunasi." (HR. Ahmad, Tirmidzi, dan Ibnu Majah). 


Berhutang boleh selama tidak ada unsur riba. Namun membayar hutang hukumnya wajib dan jika tidak segera dibayar akan menghilangkan keberkahan dalam hidup. Jangan mudah untuk berhutang jika bukan untuk kebutuhan yang sangat mendesak dan tidak bisa ditunda. Jika bisa bersabar tidak berhutang itu lebih baik agar hidup terasa tenang tanpa beban hutang. Jangan sekali-kali berhutang hanya Ingin memenuhi gaya hidup seperti yang lain padahal tidak mampu. Hidup tanpa hutang akan terasa indah dan berkah. []

Posting Komentar untuk "Jika ingin Hidup Berkah, Segera Lunasi Hutangmu"